Edukasi dan Pelatihan Manajemen Stres Yang Efektif dan Sehat pada Remaja (Teknik Box-Breathing dan Akupresur) di Pesantren Kota Padang
DOI:
https://doi.org/10.47841/semnasadpi.v5i2.167Keywords:
Remaja Pesantren, Teknik Box Breathing dan Akupresur, Edukasi dan Pelatihan, Manajemen StresAbstract
Prevalensi stres pada remaja di Indonesia cukup mengkhawatirkan. Pada lingkungan pesantren, tingkat stres diperkirakan lebih tinggi, mengingat adanya tekanan lingkungan dan gaya hidup yang berbeda dengan remaja di lingkungan pendidikan formal. Faktor penyebab stres pada remaja di pesantren meliputi tekanan akademik, adaptasi terhadap lingkungan baru, konflik dengan teman sebaya, dan harapan tinggi dari orang tua atau pihak pesantren. Ada berbagai teknik manajemen stres yang dapat diterapkan oleh remaja untuk membantu mereka mengatasi tekanan di pesantren. Tujuan: meningkatkan pengetahuan santri tentang stres dan meningkatkan keterampilan santri dalam manajemen stres yang efektif dan sehat (teknik Box Breathing dan Akupresur). Metode: Kegiatan ini dilakukan di Pesantren Modern Terpadu (PMT) Prof.Dr.HAMKA II Padang pada Minggu,1 Desember 2024 menggunakan metode edukasi dan pelatihan. Pengetahuan santri diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test, sedangkan keterampilan santri diukur di akhir pelatihan dengan lembar observasi berupa check-list. Analisis data secara diskriptif dan disajikan dengan narasi, tabel dan gambar. Hasil: Skor Pengetahuan santri tentang stres meningkat sebesar 30%. Santri yang terampil mempraktikkan teknik-teknik manajemen stres (teknik Box Breathing dan Akupresur) pada akhir pelatihan dengan baik dan benar sebanyak 90%. Kesimpulan: Edukasi stres dan pelatihan manajemen stres dengan teknik Box Breathing dan Akupresur pada santri Pesantren Modern Terpadu (PMT) Prof.Dr. HAMKA II, efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja di pesantren.





