Edukasi dan Simulasi Etika Batuk dan Bersin Yang Benar di Wirid Remaja Masjid Nurul‘Ain Padang
DOI:
https://doi.org/10.47841/semnasadpi.v5i2.166Keywords:
Wirid Remaja, Etika Batuk dan Bersin Yang Benar, Edukasi dan Simulasi, PHBSAbstract
Pentingnya edukasi dan simulasi tentang ‘etika batuk dan bersin yang benar’ pada remaja tidak hanya berkaitan dengan pencegahan penyebaran penyakit yang ditularkan melalui percikan dahak (droplet) ketika batuk, tetapi juga pembentukan kebiasaan atau perilaku sehat yang berkelanjutan. Tujuan: meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam menerapkan langkah-langkah etika batuk dan bersin yang benar serta mengingatkan remaja agar lebih peduli pada kesehatan diri dan lingkungannya dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari. Metode: Promosi Kesehatan ini dilakukan dalam kegiatan wirid remaja di Masjid Nurul ‘Ain Padang pada hari Sabtu tanggal 23 November 2024 menggunakan metode edukasi dan simulasi, yang diikuti oleh remaja pelajar SMP dan SMA kota Padang sebanyak 75 remaja. Pengetahuan remaja diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test, sedangkan keterampilan remaja diukur di akhir simulasi dengan lembar observasi berupa check-list. Analisis data secara diskriptif dan disajikan dengan narasi, tabel dan gambar. Hasil: Skor pengetahuan remaja tentang etika batuk dan bersin yang benar meningkat sebesar 25%. Remaja yang terampil mempraktikkan langkah-langkah etika batuk dan bersin yang benar pada akhir simulasi dengan baik dan benar sebanyak 90%. Kesimpulan: Edukasi dan simulasi tentang etika batuk dan bersin yang benar pada remaja di Masjid Nurul ‘Ain Padang, berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam menerapkan Etika Batuk Dan Bersin Yang Benar yang terdiri dari: menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin dengan tisu atau lengan dalam, membuang tisu ke tempat sampah dan mencuci tangan setelahnya dengan sabun atau handsanitizer.





