Edukasi dan Intervensi Model Berbasis Akhlakul-Karimah untuk Mengatasi Kenakalan Remaja di Pesantren-Ramadhan Kota Padang Tahun 2024

Authors

  • Erdanela Setiawati Universtas Baiturrahmah
  • Rosmaini Universitas Baiturrahmah Padang
  • Yuliza Birman Universitas Baiturrahmah Padang
  • Fidiariani Sjaaf Universitas Baiturrahmah Padang

DOI:

https://doi.org/10.47841/semnasadpi.v5i1.133

Keywords:

Kenakalan Remaja, Sex Bebas, Narkoba, Tawuran, Pesantren-Ramadhan

Abstract

Kenakalan remaja dari tahun ke tahun terus meningkat terutama kasus sex bebas dan narkoba. Kasus tawuran dan balap liar juga terus meningkat di kota-Padang. Lemahnya pemahaman remaja terhadap nilai-nilai agama dan lemahnya pertahanan diri remaja, merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya kenakalan remaja. Solusi dari kenakalan remaja menurut pakar psikologi dan kesehatan mental remaja adalah penekanan pada cara mengajarkan Pendidikan-Agama-Islam terutama tentang perilaku (akhlak) kepada remaja. Model berbasis akhlakul-karimah adalah bentuk perilaku yang mulia-terpuji-sehat dan positif  dalam keluarga, di sekolah, dalam akidah, dan dalam pergaulan sebagai upaya pencegahan kenakalan remaja. Pesantren-Ramadhan merupakan program rutin Pemerintah-Kota-Padang yang dilaksanakan setiap bulan Ramadhan di setiap masjid yang ada di kota-Padang yang  diikuti oleh  remaja yang berasal dari  SD-SMP-SMA se kota-Padang, dalam rangka menciptakan generasi muda yang qurani dan berakhlak mulia. Tujuan-edukasi meningkatkan pengetahuan, iman & taqwa (IMTAQ) serta kesehatan mental remaja dalam mengatasi kenakalan remaja dengan teknik intervensi model berbasis akhlakul-karimah. Metode-edukasi: ceramah dan praktik langsung. Tempat: di Masjid-Al-Muqarrabin dan Masjid-Baitul-Makwa kota-Padang. Peserta: 120 remaja. Evaluasi dilakukan dengan menilai hasil tanya jawab dan hasil pre-test dan post-test. Hasil dan evaluasi: setelah edukasi dan intervensi model, hampir semua peserta dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan dengan benar, kepada mereka diberi hadiah buku. Dari 120 peserta, hasil  pretest: remaja yang memiliki pengetahuan, IMTAQ dan kesehatan mental yang baik hanya 27 orang (23%), hasil post-test: terjadi peningkatan menjadi 100 orang (83%). Kesimpulan: edukasi dan intervensi model berbasis akhlakul-karimah telah berhasil meningkatkan pengetahuan, IMTAQ dan kesehatan mental remaja pesantren-ramadhan kota-Padang agar tidak terjerumus melakukan kenakalan remaja.

 

Downloads

Published

2024-06-30

Most read articles by the same author(s)