Sosialisasi 'Kenali Emosimu': Upaya Meningkatkan Literasi Kesehatan Mental dan Deteksi Dini Masalah Psikologis pada Siswa SMA Gema Bangsa
DOI:
https://doi.org/10.47841/saintek.v7i1.542Keywords:
Literasi Kesehatan Mental, Deteksi Dini, Remaja, Siswa SMA, PsikoedukasiAbstract
Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), sebagai populasi rentan terhadap tekanan psikososial dan akademik, sering kali mengalami masalah kesehatan mental yang tidak teridentifikasi akibat minimnya pemahaman dan masih kuatnya stigma. Program sosialisasi interaktif "Kenali Emosimu" dirancang untuk meningkatkan literasi dan keterampilan deteksi dini gangguan psikologis di kalangan siswa. Kegiatan ini meliputi psikoedukasi, diskusi, simulasi kasus, serta pengenalan akses bantuan, yang diikuti oleh 50 peserta. Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pengetahuan (dari 32% menjadi 75%) dan penurunan stigma, sekaligus menegaskan pentingnya program berkelanjutan serta sistem dukungan sekolah yang kuat untuk kesejahteraan psikologis siswa.
References
Ahsan, M., & Rizal, S. (2024). Memperkuat Kesejahteraan Mental Melalui Sastra : Sebuah Tinjauan Literatur. 4, 8285–8299.
Akbar, R. R., Anissa, M., Hariyani, I. P., & Rafli, R. (2022). Edukasi Masyarakat Mengenai Gejala Cemas. 6(4), 876–881.
Febziantini, R., & Lestari, A. (2025). Tekanan Akademik Dan Kesehatan Mental Mahasiswa Administrasi Pendidikan : Analisis Kritis Terhadap Tuntutan Akademik Dan Strategi Adaptasi Academic Stress And Mental Health Of Educational Administration Students : A Critical Analysis Of Academic Demands And Adaptation Strategies. 2006, 11354–11360.
Hayati, I. R., Megesti, D., Nuriandini, P., Dita, N., Hutagalung, M., Alfayyad, M. R., Khairani, R. N., Deshannum, S., Izzaty, N. N., Keguruan, F., & Riau, U. (2024). Sosialisasi dan Peningkatan Kesadaran Kesehatan Mental Remaja Di Kampung Pinang Sebatang Timur. 4(5), 700–704.
Hermatasiyah, N., & Setiyadi, D. (2024). Pemahaman Konsep Kesehatan Jiwa Menurut Hamka dengan Layanan Bimbingan Klasikal pada SMA Daarul Qur ’ an. 9, 34–45.
Jiwa, D. K., Tinggi, S., & Kesehatan, I. (2023). DEDIKASI SAINTEK: Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2(2), 115–125.
Lanjahi, N., Kadir, L., & Arsad, N. (2025). Hubungan Penggunaan Teknologi Media Sosial Dengan Gangguan Mental Emosional Remaja di SMAN 1 Kabila The Relationship Between The Use Of Social Media Technology And Emosional Mental Disorders In Adoelesscents ( Student ) At Sman ( State Senior High School ) 1 Kabila. 8(1), 576–584. https://doi.org/10.56338/jks.v8i1.6938
Literasi, A., Prisma, P., Schoolar, G., Menemukan, H., & Kunci, K. (2024). Literature Review : 8(3), 1706–1715. https://doi.org/10.31316/gcouns.v8i3.6133
Sari, N., & Dewi, R. (2023). Journal of Social and Policy Issues Implementasi Kebijakan Sistem Zonasi Dalam Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ). 2.
Setyarini, E. A., Niman, S., & Parulian, T. S. (2025). Prevalensi Masalah Emosional : Stres , Kecemasan dan Depresi pada Usia Lanjut. 4(1), 21–27.
Zaman, B., Ridha, M. Al, Sari, N., Munawwarah, K., Husna, N., & Rabial, J. (2024). Upaya Peningkatan Pengetahuan Tentang Pentingnya Kesehatan Jiwa Masyarakat. 2, 355–364.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Adelia Dwi Valentin, Rahman Soesilo, Syamsudin Syamsudin, Zahroh Nurhillal, Aulia Annisa Rizki

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
-
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.


