Edukasi Pengurangan Kecemasan Ibu Hamil Menghadapi Persalinan Menggunakan Selfhypnosis dengan Musik Instrumentalia Melayu Jambi
DOI:
https://doi.org/10.47841/saintek.v7i1.538Keywords:
Hamil, Kecemasan, Musik Melayu Jambi, Self HypnosisAbstract
Banyak wanita yang menjadi khawatir tentang proses persalinan seiring bertambahnya usia mereka. Masalah psikologis dilatar belakangi rasa takut dan cemas yang akan tertanam dalam pikiran alam bawah sadar ibu dan berkembang menjadi pikiran negatif. Ibu mungkin mengalami stres yang dapat menyebabkan otot tegang, kaku, nyeri dan jalan lahir tidak elastis dan komplikasi penyerta persalinan dapat mengganggu proses persalinan yang normal. Kecemasan ini dapat diatasi dengan cara farmakologi atau non farmakologi melalui hipnoterapi. Terapi self hypnosis adalah cara untuk ibu hamil secara mandiri. Tubuh kita sebenarnya menghasilkan hormon endorfin yang merupakan analgesik alami. Hormon endorfin ini memiliki kekuatan hingga 200 kali lipat lebih besar daripada morfin, dengan hipnotis tubuh dapat meningkatkan produksi endorfin. Hypnosis diri secara langsung mengubah sensasi atau perasaan tidak nyaman dan kondisi tegang untuk menghilangkan rasa tidak nyaman dengan mengalihkan perhatian. Pengurangan cemas yang lain adalah mendengarkan musik, mendengarkan musik sama dengan saraf perasa, sehingga rasa sakitnya bisa dialihkan. Tujuannya adalah mengurangi kecemasan dalam menghadapi proses persalinan. Metoda pengabdian ini adalah memberikan edukasi tentang pengurangan kecemasan ibu menghadapi persalinan menggunakan Self Hypnosis dengan musik instrumental melayu Jambi. Kemudian dilakukan analisis sederhana melihat hasil pengisian kuesioner sebelum dan sesudah edukasi pada ibu hamil. Hasil yang didapatkan pengetahuan baik ibu hamil sebelum edukasi 5 orang dan sesudah edukasi pengetahuan baik menjadi 13 orang. Dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah dilakukan edukasi. Saran untuk Praktik Mandiri Bidan Latifah Nur, perlu dilakukan edukasi terus menerus dan terjadwal sehingga pengetahuan seluruh ibu hamil menjadi baik.
References
Aktif, T. M. K. dan M. B. M. I. N. P. K. I. F. (2013). Terapi Musik Klasik Dan Musik Bali Menurunkan Intensitas Nyeri Persalinan Kalai I Fase Aktif NK Somoyani 1 , NW Armini 2 , NLP Sri Erawati 3. Jurnal Skala Husada, 11(1), 18–23.
Amin, D. R., & Nuriyah. (2024). Pengaruh Hypnosis Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil TM III dalam Menghadapi Persalinan Di TPMB Nuriyah Pada Tahun 2023. Innovative: Journal Of Social Science …, 4, 1833–1841.
Catsaros, S., & Wendland, J. (2020). Hypnosis-based interventions during pregnancy and childbirth and their impact on women’s childbirth experience: A systematic review. Midwifery, 84, 102666. https://doi.org/10.1016/j.midw.2020.102666
Djohan. (2005). Psikologi Musik (1st ed.). Buku Baik.
Eka Mustika Yanti. (2023). Buku Psikologi Kehamilan, Persalinan, dan Nifas (1st ed.). Penerbit NEM.
Eliyawati. (2024). Pengaruh Self Hypnosis Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester III Dalam Menghadapi Persalinan. WOMB Midwifery Journal, 3(1), 27–33. https://doi.org/10.54832/wombmidj.v3i1.335
Elvandari, O., Putriningrum, R., & Studi Kebidanan, P. (2022). Pengaruh Selfhypnopregnancy Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Kayumas Effect of Selfhypnopregnancy on Reducing Back Pain of Pregnant Women in the Kayumas Health Center Work Area. 000.
Hypnobirthing, R., Ibu, K., Persalinan, N., & Score, A. (2024). Hypnobirth Relaxation Influences Maternal Anxiety , Maternal Labor Pain , and APGAR Score in Newborns. 17(1), 62–71.
Karmela, S. H., & Yanto, F. (2021). Pengenalan Seni Musik Tradisional Melayu Jambi Kompangan dan Hadrah Untuk Menumbuhkan Kepedulian Budaya Lokal. Transformasi : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 1(2), 66. https://doi.org/10.31764/transformasi.v1i2.5466
Liviana, Handayani, T. N., Mubin, M. F., Istibsyaroh, I., & Ruhimat, A. (2019). Efektifitas Terapi Musik Pada Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Laten. Jurnal Ners Widya Husada, 4(2), 47–52.
Manalu, N. H., & Parinduri, J. S. (2021). Pemberian Terapi Musik Klasik Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pasca Operasi Sectio Sesaria Di RSU Malahayati. Keperawatan Flora, 1(2), 25–32.
Nirwana, A. B. (2011). Psikologi Kesehatan Wanita. Nuha Medika.
Nyeri, I., & Kala, P. (n.d.). Jurnal Bidan Komunitas. I(3), 125–131.
Permatasari, A. S., & Sehmawati. (2021). The Effect Of Mozart’s Music Therapy On Maternal Anxiety During The First Stage Of The Active Phase. Jurnal Profesi Bidan Indonesia (JPBI), 2(1), 34–42.
Sandhi, S. I., & Lestari, K. D. (2021). Hubungan Psikologis Ibu Bersalin Dengan Kelancaran Proses Persalinan Kala Ii Di Rumah Bersalin Bhakti Ibu Semarang. Jurnal Surya Muda, 3(1), 23–32. https://doi.org/10.38102/jsm.v3i1.68
Shintadewi, R. B. N. (2011). Pengaruh Pemberian Terapi Musik Terhadap Perubahan Intensitas Nyeri Pada Ibu Post Sectio Caesarea di Bangsal Kenanga RSUD Wates Kulon Progo.
Sofiyanti, S., & Ladyfiora, S. (2022). Evidance Based Case Report (Ebcr) : Pengaruh Terapi Musik Terhadap Nyeri Persalinan Kala I Fase Laten Di Uptd Puskesmas Sukarasa. Jurnal Kesehatan Siliwangi, 3(1), 163–172.
Suharnah, H., Jama, F., & Suhermi, S. (2021). Pengaruh Terapi Musik Klasik terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Primigravida Trimester III. Window of Nursing Journal, 2(1), 191–200. https://doi.org/10.33096/won.v2i1.370
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Gustina Gustina, Arifarahmi Arifarahmi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
-
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.


