Pemanfaatan EM4 dalam Pakan dan Pengelolaan Kualitas Air untuk Mendukung Pertumbuhan Ikan Nila Oreochromis niloticus di Pondok Pesantren Nurul Hidayah Al bahrain
DOI:
https://doi.org/10.47841/semnasadpi.v6i1.207Keywords:
EM4, Ikan Nila, Kualitas Air, Pertumbuhan Ikan, Pondok PesantrenAbstract
Ikan nila Oreochromis niloticus merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang banyak diminati oleh masyarakat karena nilai ekonominya yang tinggi. Popularitas ikan ini terus meningkat, seiring dengan bertambahnya permintaan setiap tahunnya. Pondok Pesantren Nurul Hidayah yang berlokasi di Kampung Bojong, Desa Sukamulih, memiliki unit budidaya ikan nila sebagai bagian dari kegiatan produktifnya. Meski kondisi perairan kolam cukup baik, masih terdapat kendala berupa kurangnya pemahaman para santri mengenai pentingnya pengelolaan kualitas air. Keterbatasan ini dapat menghambat pemanfaatan optimal sumber daya yang tersedia. Selain itu, laju pertumbuhan ikan juga belum maksimal karena sistem pemberian pakan belum dikelola secara efisien. Sebagai langkah solusi, dilakukan beberapa inovasi, di antaranya pembangunan tandon air, penambahan probiotik EM4 ke dalam pakan, serta pelatihan terkait pemantauan kualitas air, sampling bobot dan pertumbuhan. Hasil dari penerapan program ini menunjukkan bahwa keberadaan tandon membuat aliran air menjadi lebih terkendali. Sementara itu, penggunaan pakan yang diperkaya dengan EM4 memberikan dampak nyata terhadap peningkatan bobot dan panjang ikan bila dibandingkan dengan kolam yang tidak mendapat perlakuan serupa. Parameter kualitas air seperti suhu, pH, kadar oksigen terlarut (DO), dan amonia juga tetap berada dalam kisaran optimal sepanjang masa pemeliharaan. Selain hasil budidaya yang membaik, pemahaman santri terhadap teknik budidaya ikan turut mengalami peningkatan yang signifikan, sebagaimana terlihat dari hasil pre test dan post test. Pendekatan teknologi sederhana ini terbukti efektif dalam mengatasi hambatan pertumbuhan serta meningkatkan produktivitas dan pengetahuan budidaya secara berkelanjutan di lingkungan pondok pesantren.





