Efektifitas Literasi Penggunaan Media Digital dan Pencegahan Cyber Bullying pada Generasi-Z di Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.47841/semnasadpi.v5i2.184Keywords:
Cyberbullying, Literasi, Media, Digital, Generasi-zAbstract
Cyberbullying ini bisa dialami oleh seluruh lapisan masyarakat baik dari anak-anak hingga dewasa, namun pada umumnya cyberbullying ini paling banyak dialami oleh remaja. Secara data statistik berdasarkan hasil dari Microsoft, dilihat berdasarkan usia cyberbullying ini paling banyak dialami oleh generasi Millenial (1980-1995) sebanyak 54%, generasi z (1997-2000) sebanyak 47%, generasi X (1965-1980) sebanyak 39%, dan generasi baby boomers (1946-1964) sebanyak 18%. (LPM Profesi, 2021). Dalam rangka melakukan pencegahan tindakan cyber bullying yang semakin marak di ranah digital, maka dosen-dosen Program Studi Ilmu Komunikasi telah melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Mayarakat yang dilakukan di RPTRA Sungai Bambu, Jakarta Utara pada tanggal 4 Juli 2024 dengan judul kegiatan “Optimalisasi Literasi Digital Melawan Cyber Bullying Pada Gen-Z di Sosial Media”. Dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang telah dilakukan di RPTRA Sungai Bambu, Jakarta Utara dilakukan dengan Metode ceramah, yakni memberikan materi atau mensosialisasikan tentang Optimalisasi Literasi Digital Melawan Cyber Bullying Pada Gen-Z di Sosial Media. Metode ini dilakukan selama 50 Menit dengan menggunakan power point dan alat bantu proyektor, kemudian dilanjutkan diskusi dan survey. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi literasi penggunaan media digital dan pencegahan cyber bullying Pada Generasi -Z di Media Sosial yang telah diadakan di RPTRA Sungai Bambu, Jakarta Utara dinilai efektif bagi peserta yang terdiri dari remaja yang mayoritasnya adalah remaja perempuan dan ibu-ibu yang diperoleh melalui hasil survey baik pada saat sebelum kegiatan (pre-test) dan setelah kegiatan diadakan (post-test). Pemahaman peserta mengenai cyber bullying meningkat menjadi 17 orang (100%) yang sebelumnya hanya 15 peserta (88.2%).





