Edukasi Dampak Negatif Konsumsi Fast Food dan Transformasi Pola Makan Remaja Melalui Promosi Real Food
DOI:
https://doi.org/10.47841/semnasadpi.v5i1.146Keywords:
Edukasi Gizi, Fast Food, Real Food, RemajaAbstract
Kebiasaan mengonsumsi makanan tidak sehat dapat terjadi akibat adanya perubahan perilaku pada remaja. Kebiasaan remaja dalam mengonsumsi fast food dapat dipengaruhi oleh faktor sosial ekonomi serta banyaknya tempat makan yang menawarkan layanan cepat saji (fast food) namun kerap kali mengabaikan kandungan gizi yang terkandung di dalamnya. Penting bagi remaja untuk memiliki pemahaman terkait risiko yang mungkin timbul dari kebiasaan mengonsumsi fast food tersebut. Salah satu penyebab masalah gizi adalah karena kurangnya pengetahuan terkait gizi yang dapat mempengaruhi pemilihan makanan yang salah sehingga berdampak negatif pada kesehatan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberi edukasi terkait dampak negatif konsumsi fast food serta melakukan promosi konsumsi real food pada remaja. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pada 30 siswa kelas 8 di SMPN 12 Bandung pada bulan November 2023. Metode yang digunakan adalah metode pra eksperimen dengan melakukan penyuluhan menggunakan media standing banner dan permainan edukatif. Peserta melakukan pengisian pre-test sebelum dilakukan penyuluhan dan post-test setelah dilakukan penyuluhan. Hasil pre-test dan post-test dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan software IBM SPSS Statistic 21. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, didapatkan nilai Asymp. Sig. (2- tailed) 0,006 (p<0,005), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi.





