Edukasi Komunikasi Digital untuk Memangkas Budaya FOMO dan Information Overload di Lingkungan Pelajar
DOI:
https://doi.org/10.47841/jsoshum.v7i2.575Keywords:
Literasi Digital, FOMO, Information Overload, Service Learning, Etika KomunikasiAbstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan etika komunikasi guna mengurangi budaya Fear of Missing Out (FOMO) serta information overload di kalangan pelajar. Menggunakan pendekatan Service Learning (SL), kegiatan dilaksanakan di PKBM Kridatama Rowosari, Kabupaten Kendal, dengan melibatkan 30 siswa. Tahapan program meliputi analisis masalah mitra, pelatihan psikologi komunikasi untuk mengelola kecemasan digital dan self-esteem, serta evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai saring informasi, pengolahan emosi dalam bermedia sosial, serta perubahan perilaku menuju penggunaan media sosial yang kritis, sehat, dan produktif yang dilakukan secara kualitatif.



