Pendampingan Individual sebagai Penguatan Kapasitas Kepemimpinan Calon Pemimpin pada Level Manajerial Menengah
DOI:
https://doi.org/10.47841/jsoshum.v7i2.557Keywords:
Kepemimpinan, Pendampingan, Pengembangan Manajerial, Kesadaran Diri, Pengembangan Sumber Daya ManusiaAbstract
Perubahan lingkungan kerja yang semakin kompleks menuntut penguatan kapasitas kepemimpinan pada level manajerial menengah. Transisi dari peran teknis ke peran strategis sering kali menimbulkan tantangan dalam pengelolaan waktu, beban kerja, regulasi emosi, komunikasi lintas unit, dan pengambilan keputusan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung internalisasi dan implementasi hasil pelatihan kepemimpinan melalui pendampingan individual sebagai tindak lanjut pasca pelatihan. Pendampingan dilaksanakan dalam lima sesi daring per peserta dengan pendekatan reflektif berbasis kasus nyata yang dihadapi di lingkungan kerja masing-masing. Pendampingan difasilitasi oleh tim berlatar belakang psikologi untuk membantu peserta mengembangkan kesadaran diri, regulasi emosi, pemahaman terhadap peran kepemimpinan, dan kemampuan membaca dinamika organisasi. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui dokumentasi perkembangan peserta selama proses pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan refleksi, pengelolaan waktu dan beban kerja yang lebih terstruktur, pemaknaan ulang terhadap peran manajerial, serta perubahan pola pikir dari pendekatan reaktif menuju pendekatan yang lebih sistemik dan antisipatif. Program ini menunjukkan bahwa kombinasi pelatihan kepemimpinan dan pendampingan individual dapat menjadi pendekatan yang relevan dalam mendukung pengembangan kapasitas manajerial calon pemimpin secara berkelanjutan.



